Beli Pelindung Luar

Tidak semua sekuriti muncul di dekstop. Tidak ada salahnya untuk menggunakan firewall/router eksternal untuk membantu melindungi komputer anda. Meskipun anda hanya punya satu komputer. Pada tingkat Low-end. Anda bisa membeli peranghkat router retail, seperti Linksys, D-Link, dan Netgear yang banyak tersedia di berbagai toko komputer. Lebih tinggi lagi, anda bisa membeli switch yang bisa di-manage, router, dan firewall dan vendor "kelas-perusahaan", seperti Cisco, Vyatta, dan Foundry Networks.

Mulai dari tingkat menengah ke atas, anda bisa memasang firewall dengan mengonfigurasikan dari dasar atau menggunakan paket firewall/router installer, seperti monowall dan IPCop. Proxy server, antivirus gateway, dan spam filtering gateway, mereka semua bisa juga memperkuat sekuriti luar. Perlu diingat bahwa secara umum, seitch mempunyai sekuriti yang lebih baik dibanding hub, router dengan NAT lebih baik dibanding switch, dan firewall sudah pasti harus.

Gunakan Password Yang Kuat

Salah satu cara yang paling mudah untuk meningkatkan sekuriti adalah dengan menggunakan password yang tidak mudah diteak oleh serangan paksa secara brutal. Serangan paksa secara brutal adalah dimana penyerangan menggunakan sistem terotomatisasi untuk menebak password secepat mungkin, dengan harapan mendapatkan password yang benar dalam waktu yang tidak lama. Password yang terdiri dari karakter khusus dan spasi, angka, dan huruf besar dan kecil (plus menghindari kata dalam kamus), jauh lebih sulit ditebak dibanding nama orang tua atau tanggal lahir anda.
Jangan lupa bahwa penambahan panjang password dengan satu karakter saja akan memperbesar banyaknya kemungkinan yang harus ditebak. Secara umum, password yang panjangnya kurang dari delapan karakter dianggap terlalu mudah untuk ditebak. Sepuluh, 12, atau bahkan 16 itu lebih baik. Namun, jangan buat terlalu panjang sehingga sulit diingat atau sulit diketik.

Tindakan Pengamanan


Ini dilakukan bergantung kepada Operating System yang anda gunakan. Beberapa operating system harus lebih diperketat karena karakteristik desainnya menghasilkan profil sekuriti yang kurang optimal dan beberapa opeating system menggunakan adanya root/administrator untuk meningkatkan sekuriti. Anda harus mengingat ini pada waktu mengamankan operating system, meskipun menggunakan operating system gak cipta seperti Microsoft Windows dan Apple Mac OS X atau sistem open source seperti Linux, FreeBSD, NetBSD, atau bahkan OpenBSD.

Sangat jarang instalasi default operating system sudah memadai, tanpa pengamanan lebih lanjut. Mulailah dengan hal berikut, apapun operating system anda dan kemudian lakukan pengamanan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan kerentanan platform anda. Jangan biarkan integritas sekuriti sistem anda berantakan

Menghapus History My Recent Document

Apabila kita membuka file tulisan, gambar, video, music, atau file lainnya, selalu tersimpan pada My Recent Documents. Jika kita ingin menghilangkan history pada My Recent Document, ikuti langkah berikut.

HKEY_CURRENT_USER>Software>Microsoft>Windows>CurrentVersion>Policies>Exploler.
  • Pada jendela sebelah kanan, buat value baru dengan cara klik kanan: New>Binary Value. Tulis entri ClearRecentDocsOnExit, ubah angkanya : 00 00 00 01.
  • Kecuali kita kembalikan nilainya ke semula, maka file yangdibuka tak akan pernah masuk lagi ke My Recents Documents.

Konfigurasi Keamanan Windows Script Signature

Signature adalah salah satu sistem untuk mengidentifikasi bahwa sumber yang hendak kita tuju dapat dipercaya (aman) atau tidak. Jika kita yakin tujuan kita dapat dipercaya, kita bisa saja tidak memperdulikan keamanan signature host. Kita bisa memodifikasi pengaturan untuk mengecekan signature dengan langkah berikut.

HKEY_CURRENT_USER>Software>Microsoft>Windows>Script>Settings
  • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama TrustPolicy
  • Klik ganda TrustPolicy dan masukkan input sebagai berikut pada Value Data:
0=All
1=Prompt
2=Only Trusted

Menggantikan Kepemilikan Default Administrator

Default admin akan terbentuk secara otomatis pada saat pertama kali melakukan instalasi windows. Kita membutuhkan user name dan password default admin pada saat-saat tertentu, seperti pada saat me-repair windows apabila komputer kita mengalami sebuah error. Hal ini bukan masalah apabila kita sudah mengetahui user nama dan password default admin. Namun, bagaimana jika yang menginstal windows pertama kali bukan kita, atau kita sudah lupa default adminnya? Untuk mencegah hal itu terjadi, kita dapat mengganti default admin sesuai yang kita inginkan.

Langkahnya, sebagai berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE>SYSTEM>CurrentControlSet>Control>Lsa
  • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDefaultAdminQwner.
  • Klik ganda NoDefaultAdminOwner dan masukan angka 1 pada value data.

Mempercepat Update Registry


Perubahan pada sistem registry akan berlaku apabila kita telah melakukan restart pada windows. Namu, me-restart windows akan memakan waktu yang cukup lama. Untuk menyiasatinya, bisa dengan melakukan Log Off saja sehingga waktu yang terbuang dapat dikurangi.
caranya, tekan tombol Start > Log Off > Log Off
Powered by Blogger